Salah satu ancaman penyakit yang mengintai di berbagai negara termasuk Indonesia adalah obesitas. Pengobatan penyakit yang terkait dengan obesitas seperti penyakit akibat kolesterol tinggi terus dikembangkan untuk memulihkan kondisi kesehatan banyak orang. Kaum anak-anak pun termasuk kelompok yang rentan resiko kondisi ini.
Gangguan kolesterol saat muda bisa berawal dari gaya hidup tidak sehat yang diterapkan sejak kecil, seperti kurang berolahraga, lebih suka kegiatan yang tidak menguras tenaga dan suka makan makanan berlemak. Akan tetapi, pertanyaan baru timbul di kalangan orang tua; amankah menerapkan pengobatan kolesterol ke anak untuk mencegah resiko ini sejak dini?
Amankah Pengobatan Kolesterol Tinggi pada Anak?
Beberapa jenis obat penurun kolesterol yang termasuk dalam kelompok statin paling umum disarankan untuk penderita kolesterol tinggi, termasuk di Indonesia. Khasiatnya sudah terbukti sehingga bisa membantu penderita obesitas memperoleh kembali tingkat kesehatan yang cukup normal. Namun, segemuk-gemuknya anak, pengobatan ini sama sekali tidak disarankan.
Obat kolesterol statin adalah obat keras yang sebaiknya hanya dikonsumsi oleh yang berusia 18 tahun ke atas. Selain itu, obat ini sebenarnya hanya boleh diberikan ketika diet dan olahraga sudah tidak ampuh lagi menurunkan kadar kolesterol yang sudah terlalu tinggi. Jadi, memberikan obat ini ke anak di bawah 18 tahun yang kadar kolesterolnya masih bisa diatur malah berbahaya.
Alternatif pengobatan kolesterol tinggi untuk anak adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat, terutama karena anak masih bertumbuh dan masih bisa diarahkan dengan lebih mudah untuk mencapai berat ideal.
INFO, KONSULTASI & PELAYANAN, HUB :
KLINIK ALTERNATIVE WIENARTO
SOWAN LOR (Barat Prapatan Munyuk 500m)
BUGEL – KEDUNG – JEPARA - JAWA TENGAH Kode Pos 59463
HP/WA. 081 2289 3709
Tilp. 085 105 332 855
Din.Kes. 445.141/1125/08
RIBUAN PENDERITA TELAH TERTOLONG
SEMBUH PERMANEN.
MELAYANI PESANAN PENGOBATAN JARAK JAUH.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar