Home » » BEBERAPA MAKANAN UNTUK MENJAGA KESEHATAN SYARAF

BEBERAPA MAKANAN UNTUK MENJAGA KESEHATAN SYARAF

Kamis, 14 Januari 2016 | 0 komentar

Beberapa makanan untuk menjaga kesehatan syaraf-Ketika Anda menua, berbagai sistem termasuk sistem syaraf di tubuh pun mulai mengalami penurunan kondisi. Hal ini memang wajar, namun jika gaya hidup kita tidak baik (termasuk pola makan), kerusakan syaraf akan lebih cepat dan mudah terjadi, bahkan ketika Anda masih belum terlalu tua. Apalagi, sel-selnya bisa mati lebih cepat ketika Anda sering stress dan sering mengonsumsi makanan kurang sehat.

Sekalipun tidak bisa menghentikan proses penurunan kemampuan dan fungsinya, Anda masih bisa mempertahankan kesehatan syaraf selama mungkin. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Berikut beberapa jenis makanan yang direkomendasikan untuk mempertahankan kesehatan syaraf Anda hingga masa tua nanti.

1. Cokelat

Cokelat kesukaan Anda ternyata bisa memberikan khasiat untuk kesehatan syaraf, karena kandungan flavonoid alaminya membantu mengurangi kerusakan sel syaraf akibat stress dan memberi efek menenangkan. Akan tetapi, jenis cokelatnya harus cokelat gelap dan tidak mengandung banyak gula atau bahan lain yang bisa mendongkrak kalori.

·         2.  Makanan dari Gandum Utuh
Roti, pasta dan sereal gandum utuh (whole grained) memiliki fungsi mempertahankan kesehatan syaraf dan mencegah penurunan kemampuan kognitif.

·        3.  Buah Beri
Berbagai macam buah beri memiliki antioksidan alami yang membantu mengurangi kerusakan sel syaraf, terutama yang diakibatkan stress.

·        4.  Ikan laut
Omega 3 dalam ikan laut sangat bagus untuk meningkatkan kesehatan sel syaraf, dan bagus dikonsumsi oleh orang usia berapapun.

Dengan mengonsumsi makanan yang tepat, Anda bisa menjaga kesehatan sel syaraf hingga usia berapapun.





PENYAKIT BERI-BERI: GEJALANYA DAN PENCEGAHANNYA

Wabah beri-beri pernah menyerang negara kita pada tahun 1900-an, saat negara kita masih terjajah. Hal ini dapat dimaklumi karena pada saat itu masyarakat Indonesia masih jauh di bawah garis kemiskinan sehingga faktor gizi pada makanan menjadi pencetus mewabahnya penyakit beri-beri saat itu. Penyakit ini apabila dibiarkan dan tidak diobati dapat berujung pada kematian.

Kenali Gejalanya

Penyakit beri-beri disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin B. Umumnya penyakit ini menyerang masyarakat dengan makanan pokok beras seperti Indonesia, Cina dan Malaysia. Penyakit ini tidak mengenal usia maupun jenis kelamin. Beri-beri juga dapat menyerang bayi yang masih minum ASI. Kasus ini terjadi apabila ibu menyusui kekurangan vitamin B. Beri-beri pada bayi gejalanya mirip dengan tetanus, antara lain badan kaku, tegang dan muka membiru.

Akibat yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah peradangan atau bengkak pada kedua betis. Bila tidak segera diobati penderita bisa meninggal dunia. Gejala beri-beri seperti pembengkakan kaki, sesak napas dan jantung berdebar-debar dapat muncul tiba-tiba tanpa ada kegiatan. Gejala ini biasanya terjadi langsung dengan kasus yang berat dan penderita dalam waktu singkat dapat meninggal dunia.

Pencegahan dan Pengobatan melalui makanan

Gizi yang baik dapat mencegah dan mengobati penyakit beri-beri. Banyak mengkonsumsi makanan seperti ikan, telur, daging, tempe, oncom, tomat, terung, seladabayam dan melinjo terbukti dapat mencegah penyakit ini. Kebanyakan dari masyarakat Indonesia sudah banyak mengkonsumsi makanan tersebut di atas. Tapi tidak ada salahnya jika kita waspada terhadap penyakit ini.


INFO, KONSULTASI & PELAYANAN, HUB :

KLINIK ALTERNATIVE WIENARTO
SOWAN LOR (Barat Prapatan Munyuk 500m)
BUGEL – KEDUNG – JEPARA - JAWA TENGAH Kode Pos 59463

HP/WA. 081 2289 3709
Tilp. 085 105 332 855

Din.Kes. 445.141/1125/08

RIBUAN PENDERITA TELAH TERTOLONG
SEMBUH PERMANEN.

MELAYANI PESANAN PENGOBATAN JARAK JAUH





MENAMBAH PENGETAHUAN ANDA DENGAN MEMBACA ARTIKEL

DIBAWAH SINI :





















Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KLINIK WIENARTO - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger