Informasi Situs :
Home » » Diabetes Bukan Akhir dari Segalanya

Diabetes Bukan Akhir dari Segalanya

Minggu, 02 Juni 2013 | 0 komentar


The more people know about diabetes, the better they will be able to fight it. Information and education at all levels therefore help to promote both early detection and proper care. (Dr. Candau, Mantan Direktur Jendral WHO).


Siapapun orangnya pasti akan jengah menerima vonis DIABETES. Pasalnya kehidupan normal yang selama ini didapat seperti hidup enak, makan enak, dan sebagainya akan segera berakhir. Hidup menjadi tergantung pada insulin. Belum lagi penderitaan lain yang segera menyusul datangnya penyakit-penyakit penyerta vonis Diabetes itu. Betulkah demikian ... ?


Apakah Diabetes Mellitus itu?


Penyakit ini sudah dikenal ribuan tahun sebelum masehi seperti yang diketemukan oleh Papirus Ebers (1500 SM) yang mengungkapkan beberapa pengobatan terhadap suatu penyakit dengan gejala sering kencing. Areaeus dari Capadocia mulai menggunakan istilah DIABETES untuk suatu keadaan yang ia sebut sebagai mencairnya daging dan anggota tubuh menjadi air seni. 

Pada tahun 1974, Witlis memperhatikan bahwa air seni pasien diabetes rasanya manis seperti ditambah gula atau madu sehingga ditambahkan istilah Mellitus yang berarti diberi madu. Akhirnya kita kenal istilah DIABETES MELLITUS yang biasa kita sebut sebagai penyakit KENCING MANIS. Tetapi dengan teknologi abad ke-20 yang dipelopori oleh Banting and Best (1921) telah ditemukan insulin yang merupakan awal revolusi pengobatan DIABETES MELLITUS.


Di Indonesia, jumlah penderita DIABETES MELLITUS berkisar antara 1.5% - 2.4%, tetapi penelitian di Indonesia yang memakai kriteria WHO 1980 baru dilakukan di Ujung Pandang, Jakarta dan Padang. Di Indonesia sindroma ini terdapat pada kira-kira 1.6% penduduk (sekitar 3 juta orang) dan diperkirakan sebagian besar belum mengetahui bahwa mereka menderita penyakit ini. Penyakit ini meningkat keberadaannya sesuai dengan bertambahnya usia (lebih dari 40 tahun) dan bisa mencapai 15-20% sesudah berumur 60 tahun.

TEMUKAN ARTIKEL SERUPA DIBAWAH INI.. SEMOGA BERMANFAAT  !!!

Mengatasi sesak nafas pada bayi dan anak

ASMA/SESAK NAFAS 

Sekilas Pak Wien 

Penghargaan yang diterima Bapak Wienarto

Penyembuhan Asma/Sesak Nafas Secara Total (Bag. 1) 

Diabetes Bukan Akhir dari Segalanya 

KAPSUL TOKEK

 




SILAHKAN BERKUNJUNG KE SITUS KAMI



Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KLINIK WIENARTO - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger